MUI Banten Dorong Literasi dan Penguatan Platform Digital

MUI Provinsi Banten mendorong literasi dan penguatan platform digital. Hal itu untuk menjawab tantangan zaman di mana era digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan.

“Derasnya informasi di era digital berdampak pada pergeseran pola pikir dan perilaku masyarakat,” kata Sekretaris Umum MUI Provinsi Banten H Endang Saeful Anwar saat membuka acara dialog pembenahan regulasi dan kode etik bidang informasi dan komunikasi dengan mengangkat tema ‘Arah Baru Kebijakan Komunikasi Publik MUI Provinsi Banten di Era Digital’ di Aula MUI Banten, Jumat 2 September 2022. Acara diselenggarakan oleh Komisi Informasi dan Informatika.

Menurut Endang Syaeful Anwar era digital atau juga disebut disrupsi membawa dua dampak, yakni positif dan negatif.


“Dampak era digital seperti dua sisi pisau yang tajam. Positif jika digunakan untuk kemanfaatan, tetapi juga bisa negatif jika tak bisa memilah informasi maka akan menjadi korban,” katanya.

Ia menuturkan kecanggihan tekonologi informasi dan komunikasi membuat manusia dimudahkan dalam berbagai hal.

“Ironisnya kita masih sekadar pemakai. Belum pada menguasi teknologinya,” katanya.

Ia mengharapkan agar dialog ini bisa menghasilkan rumusan bagi peningkatan pengelolaan website MUI Banten maupun platform lainnya.

Ketua Panitia Dialog MUI.Banten Dr Ade Fartini mengatakan, acara diiikuti perwakilan dari MUI kabupaten/kota dan sekretariat MUI Banten.

“Acara ini digelar menyikapi deranya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,” katanya.

Hadir sebagai pembicara yakni akademisi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Muhibuddin yang membawakan tema cerdas dan bijak dalam bermedia sosial dan jurnalis senior Khatib Mansur menyampaikan materi tentang teknik reportase dan penulisan berita untuk web dan media sosial. (Edt)