Ketua Umum MUI Banten Dampingi Kapolda dalam Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi di Serang

Serang (15 April 2026) – Ketua Umum MUI Provinsi Banten (Dr. K.H. A. Bazari Syam, M.Pd.I turut mendampingi Kepala Kepolisian Daerah Banten (Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H) dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih yang berlokasi di Desa Pasirbuyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitar. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran infrastruktur ini menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya bersifat keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk dalam membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Kehadiran Ketua Umum MUI Provinsi Banten dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara ulama dan umaro dalam mendukung pembangunan daerah. MUI sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan agar tetap berorientasi pada nilai-nilai kemaslahatan umat.

Ketua Umum MUI Provinsi Banten dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat konektivitas sosial masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan ulama perlu terus diperkuat agar pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga membawa keberkahan dan kemanfaatan yang luas.

Pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses masyarakat serta menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten.