Steering Committee Musyawarah Daerah (Musda) V MUI Provinsi Banten menggelar rapat perdana, Rabu (14/4), yang membahas persiapan musda yang rencananya dilaksanakan pada akhir tahun ini. Musda antara lain akan memilih ketua umum MUI Provinsi Banten masa khidmat 2021-2026, program kerja, dan tausyiah (rekomendasi).
Rapat yang dipimpin Ketua Steering Committee Prof Dr KH E Syibli Syarjaya LML dihadiri oleh Prof Dr H Sholeh Hidayat M.Pd (wakil ketua), Prof Dr H Zakaria Syafe’i M.Pd (sekretaris), Dr H Rodani M.Si (wakil sekretaris) dan anggota yaitu Prof Dr H B Syafuri, M.Hum, Dr H Mahfudin M.Si, Prof Dr H Suparman Usman SH, KH Zaenal Abidin Syujai Lc, dan Drs HM Rasna Dahlan M.Ag. Kemudian H Damanhuri (Ketua Organizing Committe/OC) dan Syair Asiman (Sekretaris OC). Anggota SC yang berhalangan hadir yaitu Prof Dr Ir H Fatah Sulaiman, MT dan Dr H Machdum Bachtiar M.Pd.
Rapat tersebut antara lain membahas jumlah peserta Musda V, pembagian tugas anggota SC, dan rencana pelaksanaan musda. Alasan peserta Musda V terbatas karena diperkirakan masih pandemi-Covid-19.

Untuk sementara SC sepakat peserta musda sebanyak 117 orang. Terdiri atas, Dewan Pertimbangan 21 orang, Dewan Pimpinan Harian 23 orang, Komisi-komisi 24 orang (terdiri atas ketua dan sekretaris), perwakilan organisasi badan pada MUI 4 orang. Peserta utusan dari organsasi Islam 8 orang yaitu dari NU, Muhammadiyah, Mathla’ul Anwar, Al Khairiyah, Persis, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dewan Dakwah Indonesia (DDI), dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), pesantren 1 orang (diwakili oleh Forum Silaturahim Pondok Pesantren), perguruan tinggi negeri 2 orang (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa/Untirta). Kemudian dari MUI kabupaten/kota di Banten 32 orang (@4 orang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, dan Komisi Fatwa), serta dari utusan MUI Pusat 2 orang.
“Peserta dari Dewan Pertimbangan sebanyak 21 orang, untuk nama-namanya akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Ketua Umum MUI Banten,” ungkap Syibli.
Sementara untuk pembagian tugas SC, sepakat dibagi dua dua tim. Tim pertama, membahas program kerja terdiri atas Prof Dr KH E Syibli Syarjaya LML, Prof Dr H Sholeh Hidayat M.Pd, Prof Dr H Zakaria Syafe’i M.Pd, Prof Dr H B Syafuri, M.Hum, Dr H Machdum Bachtiar M.Pd, dan Dr H Mahfudin M.Si. Tim kedua membahas Tausiyah, Tata Tertib, dan Jadwal terdiri atas Prof Dr H Suparman Usman SH, Dr H Rodani M.Si, KH Zaenal Abidin Syujai Lc, Drs HM Rasna Dahlan M.Ag, dan Prof Dr Ir H Fatah Sulaiman MT.

Syibli berharap waktu pelaksanaan Musda V dilaksanakan secara maskimal. “Supaya maksimal harus tiga hari,” ungkap Syibli.
Pada rapat tersebut mengemuka bahwa Musda V diagendakan pada 3-5 Desember 2021. Namun waktu tersebut masih tentatif dan dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi. (EDT)



