Matangkan Persiapan MUSDA VI dan Evaluasi Program 2026, MUI Banten Gelar Rapat Koordinasi

SERANG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten bersama jajaran Dewan Pimpinan, Ketua Komisi, Badan, dan Lembaga menggelar Rapat Koordinasi pada Rabu (10/06/2026). Bertempat di Aula Kantor MUI Provinsi Banten, Kota Serang, rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada dua agenda utama: evaluasi dan pembahasan Program Kerja Tahun 2026, serta persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) VI MUI Banten.

Rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum MUI Provinsi Banten, Dr. H. Endang Saeful Anwar, Lc., M.A. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi program kerja tahun 2026 serta menyoroti esensi pelaksanaan MUSDA VI mendatang. Beliau mengingatkan agar MUSDA tidak hanya berakhir sebagai kegiatan seremonial semata. “Saya berharap rapat ini dapat membentuk dan menyiapkan panitia yang sesuai dengan aturan organisasi, dan MUSDA VI ini dapat melahirkan putusan-putusan yang berpihak kepada umat,” tegas Dr. Endang.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Dr. K.H. A. Bazari Syam, M.Pd.I., turut hadir memberikan arahan dan penekanan strategis. Dalam sambutannya, Pertama, menindaklanjuti anjuran MUI Pusat untuk segera membentuk Lembaga Wakaf MUI di tingkat Provinsi, agar permasalahan-permasalahan wakaf khususnya di Provinsi Banten bisa ditangani dengan baik. Kedua, menyongsong perhelatan MUSDA VI, Dr. K.H. A. Bazari Syam mengonfirmasi rencana waktu dan progres persiapannya. “Insyaallah, pelaksanaan MUSDA VI akan kita gelar pada minggu pertama bulan Desember 2026. Untuk tempat penyelenggaraannya, saat ini kami sedang terus berkoordinasi dengan pimpinan daerah setempat agar mendapatkan lokasi yang paling representatif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum juga menyampaikan harapan besarnya terhadap momentum musyawarah lima tahunan tersebut. Beliau berharap MUSDA VI dapat berjalan lancar, bermartabat, dan membawa angin segar bagi organisasi. “Saya menaruh harapan besar agar MUSDA VI ini tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum konsolidasi untuk melahirkan pemimpin dan program-program strategis yang solutif. Semoga MUSDA ini semakin mengokohkan peran MUI dalam melayani umat dan membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat Banten,” harap Dr. K.H. A. Bazari Syam.

 

Laporan dan Rencana Program Kerja 2026

Dalam sesi penyampaian program kerja, Dewan Pimpinan melaporkan bahwa berbagai kegiatan keumatan sepanjang periode kepengurusan berjalan telah terealisasi dengan baik. Untuk mengoptimalkan sisa masa khidmah, masing-masing komisi memaparkan sejumlah rencana program prioritas untuk tahun 2026, di antaranya:

Komisi Pendidikan: Akan menginisiasi Temu Alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU) sebagai wadah silaturahmi sekaligus sarana evaluasi terhadap output program PKU yang telah berjalan selama ini atau kegiatan lain yang bisa menyentuh pada persoalan keumatan kontemporer.

Sinergi Komisi Fatwa, Hukum dan Perundang-undangan, Pengkajian dan Penelitian, Pemberdayaan Ekonomi, LPPOM, serta Pinbas: Akan menyelenggarakan Simposium Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang ditargetkan rampung sebelum bulan Oktober. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan masyarakat terkait labelisasi halal. Selain itu, Komisi Fatwa ini juga akan menggelar FGD Pentashihan dan Perumusan Draft Fatwa MUI Banten yang telah dihasilkan selama periode 2021-2026 yang nantinya akan menjadi draft Buku Dinamika Fatwa MUI Banten dan siap dilaunching saat pelaksanaan MUSDA VI bersamaan dengan launching 3 buku yang lain, yaitu buku Selayang Pandang MUI Banten, Biografi 100 tokoh ulama Banten dan Buku Pedoman Organisasi MUI.

Sinergi Komisi Ukhuwah Islamiyah, HAUB, HLNKI, Basayarnas, dan LPB: Mengagendakan Sarasehan Ormas Islam yang dijadwalkan pelaksanaannya pada 28 Juli 2026.

Sinergi Komisi PPRK, INFOKOM, LKKM, dan LSBPI: Akan menyelenggarakan Sarasehan Ketahanan Keluarga sebagai respons aktif MUI terhadap dinamika dan permasalahan keumatan di akar rumput.

 

Pembentukan Panitia MUSDA VI

Selain memantapkan program kerja komisi, rapat ini juga menghasilkan kesepakatan terkait susunan kepanitiaan MUSDA VI MUI Provinsi Banten guna memastikan persiapan yang matang dan terukur. Forum mengusulkan nama-nama berikut untuk mengawal perhelatan tersebut:

Untuk Panitia Pengarah (Steering Committee / SC) diusulkan nama-nama berikut : KH. Bunyamin Hafidz, Dr. H. Rasna Dahlan, Dr. H. Abdul Rojak, Dr. H. Rodani. Sedangkan untuk Panitia Pelaksana (Organizing Committee / OC) diusulkan nama-nama berikut : KH. Mulya Rahmatoellah, M.Hum., Dr. H. Deni Rusli, Dr. H. Nandang Kosim dan H. Damanhuri, M.Si.

Rapat koordinasi ini ditutup dalam suasana yang kondusif, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh jajaran pengurus MUI Provinsi Banten menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menyukseskan program kerja tahun 2026 serta mengawal penyelenggaraan MUSDA VI agar berjalan sukses dan bermaslahat bagi umat.