
Pengurus Dewan Pimpinan MUI Banten yang terdiri dariKetua Dewan Pertimbangan, Prof. Dr. H. E. Sybli Syarjaya, LML, MM, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan, Dr. KH. A.M. Romly, Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Dr. KH. A. Bazari Syam, M.Pd.I, Sekretaris Umum, Dr. H. Endang Saeful Anwar, Lc., M.A. Wakil Ketua Umum Bidang Keagamaan, Drs. KH. Mahmudi, M.Si., Wakil Ketua Umum BidangKemasyarakatan, KH. Bunyamin Hafidz dan KepalaSekretariat, Hidayatullah melakukan kunjungan Silaturahmidan Audiensi ke Mapolda Banten. Silaturahmi langsungditerima oleh Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, S.H, S.I.K, M.Si., didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Banten, Kombespol Yudhis Wibisana dan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto. Acara berlangsung di ruang Lobby Pimpinan Polda Banten, pada hari Jum’at, 16 Agustus 2024 pukul 15.30 WIB.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten, Dr. KH. A. Bazari Syam, M.Pd.I menyatakan bahwakunjungan ini dalam rangka memperkuat sinergi antara ulama dan umaro. Dalam sambutannya, Ketum MUI Banten menyampaikan beberapa permasalahan aktual dan menjadi isuregional yang dihadapi oleh masyarakat Banten khususnyadan Indonesia secara umum. “Beberapa masalah yang ada di Banten, misalkan polemik pembangunan pabrik MIRAS terbesar yang ada di Cikande, mesti menjadi perhatian dan concern kita semua, tidak saja Majelis Ulama Indonesia, tapitentu semua stakeholder yang terkait, khususnya Polda yang bertugas menjaga stabilitas Kamtibmas di Provinsi Banten”, katanya. Selain tentu masalah-masalah lain seperti responMUI terhadap terbitnya PP Nomor 28 tahun 2024, penggunaan jilbab pada Paskibraka Nasional. “Dan yang lebihpenting, kami ingin mendiskusikan dengan Polda terkaittantangan dan antisipasi terhadap gesekan-gesekan yang mungkin muncul dalam perhelatan Pilkada Serentak yang akan digelar dalam waktu dekat ini, khususnya perkembangankontestasi ini di Banten”, tandas KH. A. Bazari Syam.
Lebih lanjut, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Banten, Prof. Dr. KH. E. Syibli Syarjaya LML, M.M., menegaskanbahwa beliau merasa bangga dengan ditunjuknya Irjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolda Banten, karena Bapak Kapolda telah mengenal secara mendalam kondisi Banten dan kultur masyarakatnya. “Hal ini membuat kami lebih tenangdalam menjaga keamanan dan kondusifitas Masyarakat Banten yang sudah terbina sebelumnya. Sinergi antara Polda dan MUI Banten harus terus dioptimalkan terutamamenghadapi konstelasi Pilkada, karena tidak mustahil akanada konflik, semuanya pasti ingin menjadi kecap nomor satu”. Ujar Prof Sybli yang juga sebagai Ketua BAZNAS ProvinsiBanten dan Rektor UNMA Banten. Ada dua hal ketikaseseorang melakukan tidakan kriminal atau kejahatan, pertama karena ada niat dan yang kedua ada kesempatan. “Kami dari MUI yang bertugas memperbaiki niat tersebutdengan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam bertindak(hikmah dan ma’uidhah hasanah), sementara Polda bisabergerak dalam mempersempit yang kedua yaitu kesempatanuntuk melakukan kejahatan (Idfa’ billati hiya ahsan)”, pungkasnya seraya mengutip QS. An-Nahl ayat 125.
Sementara itu, KH. A. M. Romly yang juga sebagaiKetua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ProvinsiBanten menyampaikan kondisi FKUB saat ini yang memilikisayap organisasi yaitu Forum Perempuan FKUB dan Forum generasi pemuda FKUB. “Kami berharap Bapak Kapolda bisameluangkan waktu untuk memberikan penguatan wawasankebangsaaan bagi FKUB dalam acara-acara yang diadakanoleh FKUB “, kata A.M. Romly yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Banten.
KH. Mahmudi selaku Waketum bidang Keagamaanmenambahkan bahwa kondusifitas Masyarakat Banten sudahterbina sejak masa Kapolda Banten Bapak Timur Pradopo dan berharap kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan terusdilanjutkan. “Dulu, pada saat kepemimpinan pak Timur Pradopo, para Kyai diajak untuk mengenal lebih jauh kenegara lain seperti Jepang dan saya berkesempatan untuk ikutkegiatan tersebut”, cerita KH. Mahmudi saat menjadi KetuaMUI Kota Serang. Hal senada juga disampaikan oleh KH. Bunyamin Hafidz, Waketum Bidang Kemasyarakatan MUI Banten yang juga Ketua PW Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten periode 2018-2024, beliau menyatakan bahwa Polda Banten merupakan mitra penting bagi MUI Banten. Oleh karena itu kerjasama kedua institusi ini perlu dikuatkan, karena koordinasi itu sangat penting untuk bersamamelakukan hal yang baik kedepannya. Sekretaris Umum MUI Banten, Dr. H. Endnag Saeful Anwar juga menambahkanselama ini beberapa kegiatan yang sudah terjalin bersamaPolda Banten agar terus dilanjutkan sebagai bentuk penguatansinergi ulama dan umaro. “Kegiatan seperti Jum’at CurhatBersama Kapolda, Pembinaan terhadap personilBabhinkamtibmas dan Da’i Kamtibmas adalah contohkegiatan yang sudah terjalin dan berharap ini dilanjutkan”, kata Endang Saeful Anwar.
Merespon apa yang disampaikan pimpinan MUI Banten ini, Kapolda Banten menyampaikan terimakasih kepada para Kyai yang telah bersilaturahmi ke Mapolda Banten. “Seharusnya saya yang harus datang ke MUI dan memangsudah ada dalam rencana saya sowan ke MUI, tapialhamdulillah para Kyai sudah berkenan hadir lebih dulu, dan insya Allah dalam waktu dekat kami akan melakukankunjungan balik ke Kantor MUI Banten”, Kata Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang sebelum diangkat jadi KapoldaBanten, pernah bertugas sebagai Wakapolda Metro Jaya di tahun 2023. “Suatu kehormatan, mendengar apa yang disampaikan oleh MUI Banten, kita perlu kerja sama. Dan saya sejak diangkat menjadi Kapolda Banten sudahmenghidupkan kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsungpada Masyarakat seperti Subuh Keliling (Subling) dan Jum’atKeliling (Jumling) dalam rangka penggalakan Kamtibmas dan menyerap informasi dari masjid-mesjid agar bisa lebih cair”, Ujar Kapolda.
Sinergi Polda dan MUI akan menjadi lebih kuat, karenapersoalan-persoalan yang muncul biasanya akan lebih mudahbergejolak jika dibalut dengan agama. Maka koordinasimutlak harus dilakukan, terlebih saat ini persoalan-persoalanyang diangkat cepat menyebar karena kekuatan media sosial. “Quick respon dilakukan tidak hanya di TKP, tapi juga mestidilakukan di dunia maya untuk mengcounter black campaign, ujaran kebencian untuk menjatuhkan lawan politik”, ujarnyamenanggapi fenomena medsos yang luar biasa.
Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Polda memangdifokuskan untuk langsung menyentuh Masyarakat, misalkegiatan Polri Presisi, Pembinaan Babhinkamtibmas, Polisi Peduli Pengangguran, Jum’at Curhat dan DIMTAQ (DisiplinIman dan Taqwa) untuk pegawai-pegawai Polda ygindisipliner. “Semoga dengan melalui silaturahmi inihubungan antara Polda dan MUI Banten dapat semakin erat. Dan harapannya kedepan ada hal yang bisa dilakukan bersamauntuk kemaslahatan masyarakat Banten,” pungkas IrjenSuyudi Ario Seto.
“Saya mohon dukungan untuk tugas Polda, dan tentunya juga mengajak pengurus MUI agar bersama-sama mensukseskankontestasi Pilkada 2024 di wilayah Provinsi Banten yang aman, nyaman dan kondusif,” harapnya mengakhirisilaturahmi seraya bertukar cindera mata antara MUI Banten dan Polda Banten.
editor: esafa


