SERANG –Ketua MUI Provinsi Banten KH Dr AM Romly saat menjadi khatib pada Salat Idul Adha 1441 H/ 2020 M di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug Kota Serang, Jumat (31/7), menyampaikan pesan bahwa Allah SWT telah memberikan karunia yang tidak terhingga kepada kita semua.
“Dan kita wajib bersyukur,” ungkapnya.
Menyitir Surat 108 Al Kautsar ayat 2, menurutnya, ungkapan bersyukur paling tidak dengan melaksanakan salat dan berkurban. Salat sebagai bentuk hubungan atau komunikasi dengan Allah SWT. Sedangkan berkurban sebagai bentuk hubungan dengan sesama manusia.

Berkurban selain sebagai ungkapan rasa bersyukur, lanut Romly, juga sebagai upaya taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Sebagai bentuk kepedulian sosial, memicu untuk bersedia berkorban menolong sesama.
“Kita akan diberi pertolongan Allah SWT saat dalam kebuntuan jika rajin memberikan pertolongan atau jalan keluar kepada sesama,” ungkapnya dikutip dari siaran pers Pemprov Banten.
Menurutnya, salah satu ciri manusia yang akhlakul karimah adalah selalu mendekatkan diri dan taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta suka menolong orang lain.
Salat Idul Adha yang dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Masjid Raya Al-Bantani memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan. Tahun ini, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, masing-masing menyerahkan hewan kurban dua ekor sapi.
Usai pelaksaan Salat Idul Adha, Gubernur Banten secara simbolis menyerahkan sapi hewan kurban Presiden Joko Widodo kepada Ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Masjid Raya Al-Bantani yang juga Kepala Bappeda Pemprov Banten Muhtarom.

Pada Idul Adha di Masjid Raya Al Bantani tahun ini, menerima hewan kurban 38 ekor sapi, seekor kerbau, dan 26 ekor kambing. Antara lain dari Gubernur Banten Wahidin Halim dua ekor sapi, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dua ekor sapi, serta Sekda Pemprov Banten Al Muktabar satu ekor sapi serta dari OPD lingkup Pemprov Banten. Untuk mencegah kerumunan, DKM Masjid Raya Al-Bantani menyalurkan hewan kurban yang masih hidup sebanyak 19 ekor sapi dan 17 ekor kambing.
Dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Al-Bantani memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan sebagai salah satu uapaya mencegah penyebara dan penularan Covid-19.
Saat jamaah memasuki gerbang Masjid Raya Al-Bantani, petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Banten dan Dinas Perhubungan Pemprov Banten memperingatkan jamaah untuk memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan.
Jika jamaah lupa memakai masker, petugas meminta jamaah untuk memakai dengan benar. Namun jika jamaah lupa membawa masker, petugas memberikan masker. Sebelum diberikan masker, jamaah diminta memakai hand sanitizer lantas diberikan masker untuk dipakai.
Sementara itu di teras dan pintu masjid, petugas mencegah kerumunan dan mengarahkan jamaah ke dalam masjid dengan susunan shaf atau barisan sholat yang sudah ditandai stiker untuk menjaga jarak/ social distancing antarjamaah. (Red)



