MUI Banten Hadirkan Ramadhan Penuh Kepedulian, PPRK Gelar Aksi Berbagi Takjil di RSUD Drajat Prawiranegara

Serang — Dalam rangka menghidupkan semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Bidang Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PPRK) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten menggelar kegiatan Amaliyah Ramadhan berupa pembagian takjil dan nasi box kepada pasien, keluarga pasien, serta masyarakat di sekitar RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten, Dr. H. Endang Saeful Anwar, M.A., yang hadir bersama Ketua Bidang PPRK Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten, Dr. Hj. Iin Ratna Sumirat, M.Hum,  serta Ketua Komisi PPRK, Dr. Hj. Renny Pudjiati dan sejumlah anggota PPRK MUI Banten. Dari pihak rumah sakit, kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Direktur RSUD dr. Drajat Prawiranegara, dr. Rachmat Setiadi MARS, M.H.Kes., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat MUI Banten dan sejumlah pimpinan RSUD dr. Drajat.

Sekretaris Umum MUI Banten, Dr. H. Endang Saeful Anwar, Lc., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari upaya MUI untuk memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Ramadhan.

“Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi para pasien, keluarga pasien, dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang PPRK MUI Banten, Dr. Hj. Iin Ratna Sumirat, M.Hum., menegaskan bahwa program Amaliyah Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan dan sudah dilaksanakan sebanyak empat kali. Ini menjadi bagian dari komitmen PPRK MUI Banten dalam mendorong peran perempuan dan keluarga dalam kegiatan sosial-keagamaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan Ramadhan yang lebih bermakna dengan aksi nyata. Kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan empati, kepedulian, serta mempererat hubungan antara ulama, masyarakat, dan berbagai lembaga pelayanan publik,” jelasnya.

Ketua Komisi PPRK MUI Banten, Dr. Hj. Renny Pudjiati, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan selama bulan Ramadhan.

“Berbagi takjil mungkin terlihat sederhana, tetapi di balik itu ada pesan kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Direktur RSUD dr. Drajat Prawiranegara, dr. Rachmat Setiadi, MARS, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh PPRK MUI Banten. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sangat berarti bagi para pasien dan keluarga yang sedang berada di rumah sakit.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di tengah suasana Ramadhan, perhatian dan kepedulian seperti ini tentu memberikan semangat tersendiri bagi para pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten, Dr. KH. A. Bazari Syam, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Amaliyah Ramadhan yang digagas oleh Bidang PPRK MUI Banten tersebut.

Menurutnya, kegiatan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan, merupakan wujud nyata dari nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya kepedulian sosial.

“Ramadhan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah secara individual, tetapi juga memperkuat dimensi sosial keagamaan. Kegiatan berbagi takjil ini adalah bentuk dakwah bil hal yang sangat penting untuk menumbuhkan empati dan solidaritas di tengah masyarakat,” ujar Bazari Syam.

Ia juga berharap kegiatan sosial yang dilakukan oleh jajaran MUI Banten dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

“Kami berharap program-program Amaliyah Ramadhan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.

Pembagian takjil dilakukan secara langsung kepada para pengunjung, keluarga pasien, serta masyarakat yang berada di sekitar area rumah sakit menjelang waktu berbuka puasa. Suasana kebersamaan dan kehangatan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara ulama, lembaga kesehatan, dan masyarakat dalam menebarkan nilai-nilai kemanusiaan di bulan suci Ramadhan.