{"id":409,"date":"2020-09-29T12:00:57","date_gmt":"2020-09-29T05:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/?p=409"},"modified":"2020-09-29T12:01:26","modified_gmt":"2020-09-29T05:01:26","slug":"dakwah-harus-mampu-merespons-perkembangan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/dakwah-harus-mampu-merespons-perkembangan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Dakwah Harus Mampu Merespons Perkembangan Masyarakat"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>SERANG \u2013 Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten Dr &nbsp;H &nbsp;A &nbsp;M Romly &nbsp;MA M.Hum mengungkapkan bahwa dakwah masa kini harus mampu merespons perkembangan masyarakat yang semakin dinamis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSangat penting untuk terus meng-up date kondisi masa kini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Komisi Dakwah yang terus meng-up date persolalan-persoalan terkini dan isu isu yang berkembang di masyarakat,\u201d ujar Romly saat sambutan pembukaan acara Workshop Pedoman Dakwah Pada Masa Pandemi yang dilaksanakan Komisi Dakwah dan Pengembangan Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Selasa (29\/9). Acara &nbsp;bertema Memperkuat Akidah, Ibadah, Dakwah, Ekonomi Kreatif &nbsp;pada Masa Pandemi &nbsp;ini diikuti perwakilan Komisi Dakwah MUI kabupaten dan kota di Banten, takmir musala dan masjid, serta perwakilan ormas Islam di Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kaitan dakwah kekinian, kata Romly, dirinya membuat buku buku berjudul Menjaga Aqidah Agar Faham Komunis Tidak Merabah. Buku tersebut saat ini masih dalam proses pencetakan di Yogyakarta. &nbsp;\u201cSedang dalam proses cetak. Buku itu akan dibagikan kepada MUI di Banten, MUI di Indonesia, &nbsp;dan ormas ormas Islam,\u201d ungkap Romly.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-411\" srcset=\"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-300x225.jpeg 300w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-768x576.jpeg 768w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-80x60.jpeg 80w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-265x198.jpeg 265w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-696x522.jpeg 696w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-1068x801.jpeg 1068w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05-560x420.jpeg 560w, https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/WhatsApp-Image-2020-09-29-at-09.20.05.jpeg 1152w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Ketua MUI Provinsi Banten Dr H A M Romly (kanan) menyerahkan buku kepada Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Banten KH Sulaeman Ma\u2019ruf.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagai tahap perkenalan dan untuk dikaji,&nbsp; Romly memberikan buku tersebut kepada Ketua Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Banten H M Rasna Dahlan dan Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Banten KH Sulaeman Ma\u2019ruf&nbsp; masing-masing satu eksemplar.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenai pedoman dakwah, kata Romly, &nbsp;pedoman dakwah itu ada di setiap agama.&nbsp; Dakwah di Islam dalam rangka mengajak manusia untuk beribadah kepada Allah swt sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran. \u201cDakwah dengan mau&#8217;idzah hasanah. Dakwah secara lembut,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana Islam masuk ke Indonesia, lanjut Romly, para dai saat itu berdakwah sambil berdagang. Mereka mengakomodasi sementara budaya-budaya masyarakat setempat sehingga tidak menimbulkan gejolak. \u201cDakwah harus mempertimbangan situasi dan kondisi,\u201d jelas Romy.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan itu Ketua Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Banten H M Rasna Dahlan mengungkapkan, metodologi dakwah yang disajikan para dai atau mubalig pada dasarnya hampir sama. Namun pada kondisi pandemic Covid-19 harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat ini kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa banyak, termasuk misalnya ceramah agama, tidak boleh,\u201d ungapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan kegamaan dengan jumlah terbatas, lanjut dia, harus menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kegiatan ceramah keagamaan di pelosok-pelosok perkampungan, Rasna mengharapkan kepada para pemuka agama agar memberikan edukasi atau informasi supaya masyarakat memahami tentang betapa pentingnya memperhatikan protokol kesehatan. (EDT)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SERANG \u2013 Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten Dr &nbsp;H &nbsp;A &nbsp;M Romly &nbsp;MA M.Hum mengungkapkan bahwa dakwah masa kini harus mampu merespons perkembangan masyarakat yang semakin dinamis. \u201cSangat penting untuk terus meng-up date kondisi masa kini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Komisi Dakwah yang terus meng-up date persolalan-persoalan terkini dan isu isu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[21],"class_list":["post-409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-beret","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=409"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":412,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409\/revisions\/412"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}