{"id":1024,"date":"2022-07-05T15:00:16","date_gmt":"2022-07-05T08:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/?p=1024"},"modified":"2022-07-05T16:16:11","modified_gmt":"2022-07-05T09:16:11","slug":"komisi-hubungan-antar-umat-beragama-gelar-fgd-dialog-kebangsaan-moderasi-beragama-dalam-lintas-iman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/komisi-hubungan-antar-umat-beragama-gelar-fgd-dialog-kebangsaan-moderasi-beragama-dalam-lintas-iman\/","title":{"rendered":"Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Gelar FGD Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama dalam Lintas Iman"},"content":{"rendered":"\n<p>Komisi Hubungan Antar Umat Beragama MUI Provinsi Banten menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama dalam Lintas Iman di aula MUI Banten, Selasa, 5 Juli 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Banten Dr. H. A. Bazary Syam, M.Pd.I.<br><br>Bazary yang mewakili Ketua Umum MUI Banten KH. Hamdi Ma&#8217;ani Rusydi mengapresiasi kegiatan Komisi Hubungan Antar Umat Beragama MUI Provinsi Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Bazary, moderasi beragama menjadi sebuah keniscayaan di tengah kehidupan masyarakat saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui acara itu, Bazary berharap Majelis Ulama Indonesia bersama pihak lain mampu melahirkan ide-ide cerdas dan pemikiran-pemikiran untuk mencerahkan masyarakat dalam penataankelolaan kehidupan beragama.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi, kata Bazary, hampir semua aliran atau paham keagamaan dari semua agama ada di Banten. Dengan adanya klaim nilai kebenaran (merasa yang paling benar) merupakan potensi konflik. Karena itu, MUI, ormas, dan pihak lain harus mampu mengembalikan tafsir nilai kebenaran secara benar. Nilai-nilai keagamaan yang bersifat esensial, bukan pada emosional.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"blob:https:\/\/muibanten.or.id\/664bbc4e-5ce1-4c0c-a102-8079ddf7e4c6\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Salim Rosyadi, panitia pelaksana menjelaskan,&nbsp; perlunya moderasi beragama pada saat ini karena berkembang cara pandang beragama dan praktik beragama dengan cara yang ekstrem, yang mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian faktor yang kedua, terjadinya pemahaman atas tafsir yang bersifat subjektif sehingga penafsiran tersebut terjerumus dalam kepentingan-kepentingan kelompok, kepentingan-kepentingan pribadi yang dikemas dalam bentuk politik identitas.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini yang membahayakan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian yang ketiga, semangat beragama tidak selaras dengan semangat terhadap cinta Tanah Air.<br>&#8220;Semangat beragama itu sangat tinggi tetapi saat yang bersamaan juga rasa kebanggaan rasa kecintaan terhadap Tanah Air menurun,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas dasar tersebut, pada pagi ini pihaknya bisa melaksanakan dialog yang tujuannya adalah mempererat hubungan antar sesama pemeluk agama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai narasumber FGD yaitu Ketua Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Drs KH Amin Munawar MA dengan materi Moderasi Beragama Prespektif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Narasumber kedua Sekretaris Komisi Hubungan Antar Umat Beragam KH Hamdan Suahaemi tentang Moderasi Beragama Dalam Lanskap Sosio-kultural Masyarakat Banten. Moderator Yusuf Baehaqi S.Sos M.Si. (edt)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Hubungan Antar Umat Beragama MUI Provinsi Banten menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama dalam Lintas Iman di aula MUI Banten, Selasa, 5 Juli 2022. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Banten Dr. H. A. Bazary Syam, M.Pd.I. Bazary yang mewakili Ketua Umum MUI Banten KH. Hamdi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1029,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-beret"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1024"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1024\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1027,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1024\/revisions\/1027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muibanten.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}